Rancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 (Studi Kasus: PT XYZ)

  • Ahmad Maulana Fikri Institut Teknologi Kalimantan
  • Hesti Shofia Priastika Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
  • Nadine Octaraisya Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
  • Sadriansyah Sadriansyah Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
  • Lovinta Happy Trinawati Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan

Abstract

Abstrak: Tata kelola teknologi informasi fokus pada teknologi informasi, sistem, manajemen kinerja dan resikonya.Kerangka kerja COBIT 2019 digunakan dalam melakukan penerapan tata kelola teknologi informasi. PT XYZ diambil bertujuan mengetahui kualitas layanan, kinerja manajemen, serta resiko pada perusahaan dengan melihat pada referensi dari laporan tahunan PT XYZ dan menganalisis nilai capability level serta maturity level. Setelah dilakukan analisis terhadap 11 design factor, didapatkan bahwa ada 5 proses domain yang memiliki nilai diatas 75% yaitu BAI02, BAI03, BAI06, DSS02, dan DSS04 kemudian dilanjutkan dengan core model evaluation dan diperoleh hasil nilai capability level masing- masing yaitu BAI02 memiliki nilai capability pada level 2; BAI03 memiliki nilai capability pada level 1; BAI06 memiliki nilai capability pada level 1; ). DSS02 memiliki nilai capability pada level 2; dan DSS04 memiliki nilai capability pada level 2, maka nilai maturity level keseluruhan dari PT XYZ adalah 1, capability level dapat ditingkatkan dengan melakukan aktivitas yang belum dilakukan oleh perusahaan sampai dengan mencapai nilai fully untuk tiap level.
 
Kata kunci: capability, COBIT, maturity, tata kelola, teknologi.
 
Abstract: Information technology governance focuses on information technology, systems, performance management and risk. The 2019 COBIT framework is used in implementing information technology governance. PT XYZ was taken to determine the quality of service, management performance, and risk to the company by looking at the references from the PT XYZ annual report and analyzing the capability level and maturity level. After analyzing 11 design factors, it was found that there were 5 domain processes that had values ​​above 75%, namely BAI02, BAI03, BAI06, DSS02, and DSS04 then continued with core model evaluation and the results obtained for each capability level, namely BAI02 had a value. capability at level 2; BAI03 has capability value at level 1; BAI06 has a capability value at level 1; ). DSS02 has capability value at level 2; and DSS04 has a capability value at level 2, so the overall maturity level of PT XYZ is 1, the capability level can be increased by doing activities that the company has not done until it reaches the full value for each level.
 
Keywords: capability, COBIT, governance, maturity, technology.

Author Biographies

Hesti Shofia Priastika, Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Nadine Octaraisya, Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Sadriansyah Sadriansyah, Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Lovinta Happy Trinawati, Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan
Sistem Informasi; Institut Teknologi Kalimantan

References

Referensi

[1] R. R. Suryono, D. Darwis, and S. I. Gunawan, “Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 5 (Studi Kasus: Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung),” J. Teknoinfo, vol. 12, no. 1, p. 16, 2018.
[2] K. P. D. Dharmayanti, I. P. A. Swastika, and I. G. L. A. R. Putra, “Tata Kelola Sistem Informasi Sanken Menggunakan Framework COBIT 5,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 18, no. 1, pp. 29–38, 2018.
[3] H. M. Kurnia, R. N. Shofa, and Rianto, “Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 5 Berdasarkan Domain APO12,” J. Sist. Inf. dan Teknol., vol. 1, no. 2, pp. 1–6, 2018.
[4] K. Rizki and N. Bahtiar, “Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) Menggunakan COBIT 5 (Studi Kasus di UPT Puskom Universitas Diponegoro),” J. Masy. Inform., vol. 8, no. 1, pp. 561–565, 2017.
[5] K. Devanti, W. G. S. Parwita, and I. K. B. Sandika, “Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Pada PT Bisma Tunas Jaya Sentral,” J. Sist. Inf. dan Komput. Terap. Indones., vol. 2, no. 2, pp. 65–76, 2019.
[6] C. A. Wahyuningtyas, I. K. A. Purnawan, and N. M. I. M. Mandenni, “Audit Tata Kelola TI Perusahaan X Dengan COBIT 5,” J. Ilm. Merpati (Menara Penelit. Akad. Teknol. Informasi), vol. 7, no. 3, pp. 244–252, 2019.
[7] Maskur, N. Adolong, and R. Mokodongan, “Implementasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Di BPMPTSP Bone Bolango,” J. Masy. Telemat. dan Inf., vol. 8, no. 2, pp. 109–126, 2017.
[8] H. Hilmawan, O. D. Nurhayati, and I. P. Windasari, “Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 pada AMIK JTC Semarang,” J. Teknol. dan Sist. Komput., vol. 3, no. 2, p. 247, 2015.
[9] E. Ekowansyah, Y. H. Chrisnanto, Puspita, and N. Sabrina, “Audit Sistem Informasi Akademik Menggunakan COBIT 5 di Universitas Jenderal Achmad Yani,” in Prosiding Seminar Nasional Komputer dan Informatika (SENASKI), 2017, vol. 2017, pp. 201–206.
[10] ISACA, COBIT 2019 Framework: Governance and Management Objectives. USA: ISACA, 2018.
[11] PT XYZ, “Annual Report,” Jakarta, 2019.
Published
2020-12-02
How to Cite
FIKRI, Ahmad Maulana et al. Rancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 (Studi Kasus: PT XYZ). INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information Management, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 1-14, dec. 2020. ISSN 2548-3331. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/IMBI/article/view/1410>. Date accessed: 19 jan. 2021.