Simple Additive Weighting Dalam Penentuan Rekomendasi Kenaikan Jabatan Karyawan

  • Normah Normah Teknik Informatika; STMIK Nusa Mandiri Jakarta

Abstract

Abstrak: Kenaikan jabatan atau jenjang karir merupakan hal yang sangat diimpikan bagi setiap karyawan karena mempengaruhi fasilitas apa saja dan besar yang akan didapatkan selain gaji itu sendiri. Namun tidaklah diraih dengan mudah. Setiap perusahaan pastinya memiliki kriteria atau persyaratan yang berbeda-beda dalam menentukan apakah seorang karyawan layak atau tidak naik jabatan. bukan hanya sekedar berkontribusi baik, namun juga dilihat dan dinilai dari berbagai aspek. Pengambilan keputusan bukanlah hal mudah, pimpinan harus berlaku adil dan bersikap objektif dalam menilai kondite setiap karyawan. Metode Simple Additive Weighting adalah metode terpilih dalam membantu pimpinan menerapkan sistem pendukung keputusan dengan lima kriteria, yaitu pendidikan dengan bobot 20%, absensi 25%, lama kerja 10%, prestasi kerja 20%, dan attitude 25%. Sistem Pendukung Keputusan dibutuhkan karena jika lima kriteria kenaikan jabatan tersebut jika dinilai dan dilakukan pemilihan secara manual dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan, dan kesulitan bagi pimpinan dalam memilih sejumlah karyawan yang masing-masingnya bisa jadi unggul pada kriteria yang berbeda, selain itu juga menghindari adanya praktek kkn di lingkungan perusahaan dengan melakukan pemilihan karyawan secara adil dan objektif. Didapatkan hasil rating nilai karyawan dengan nama Tole, Bambang dan Dikdik dengan peringkat teratas sebagai karyawan terekomendasi untuk naik jabatan, yaitu Tole 86,25%, Bambang 77,91%, dan Dikdik 77,5%.
Kata kunci: Karyawan, Kenaikan Jabatan, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan
Abstract: Increased position or career path is something that is highly dreamed of for each employee because it affects any facility and the amount that will be obtained in addition to the salary itself. But that is not easy to achieve. Every company must have different criteria or requirements in determining whether an employee is eligible or not promoted. not only contributing well, but also seen and assessed from various aspects. Decision making is not easy, the leader must be fair and objective in assessing the condition of each employee. Simple Additive Weighting method is the method chosen in helping leaders implement decision support systems with five criteria, namely education with a weight of 20%, absenteeism 25%, work duration 10%, work performance 20%, and attitude 25%. Decision Support System is needed because if the five criteria for promotion if selected manually and carried out, it is feared that it will cause confusion, and difficulties for leaders in selecting a number of employees who can each lead on different criteria, in addition to avoiding practices in the company environment by choosing employees fairly and objectively. Employee rankings were obtained with the names Tole, Bambang and Dikdik with the highest rank as recommended employees for promotion, namely Tole 86,25%, Bambang 77,91%, and Dikdik 77,5%.
Keywords: Decission Support System, Employee, Promotion, Simple Additive Weighting.

Author Biography

Normah Normah, Teknik Informatika; STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Teknik Informatika; STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Published
2018-12-03
How to Cite
NORMAH, Normah. Simple Additive Weighting Dalam Penentuan Rekomendasi Kenaikan Jabatan Karyawan. INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 21 - 32, dec. 2018. ISSN 2548-3412. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/ITBI/article/view/1000>. Date accessed: 24 may 2019.