Fuzzy Principal Component Analysis Berbasiskan Teknik Repertory Grid Untuk Konstruksi Personal Dalam Pemahaman Pembelajaran Bahasa Pemrograman

  • Petrus Christo Teknik Informatika; STMIK Eresha

Abstract

Abstrak: Pembelajaran adalah sebuah proses yang tergantung pada pengalaman dan kurva perubahan jangka panjang yang berhubungan dengan pemahaman  individual. Untuk dapatmelakukan evaluasi terhadap pemahaman pembelajaran secara individual ini diperlukanmetode untuk menganalisa dan menggali informasi tersebut hingga pada akhirnyamendapatkan kesimpulan agar dapat dijadikan landasan dalam hal pemahaman pembelajaran.Dalam penulisan ini penulis melakukan evaluasi pemahaman pembelajaran  pada bahasapemrograman di AMIK BSI dan STMIK Nusa Mandiri Jakarta dengan menggunakan metodePrincipal Component Analysis dan Fuzzy Principal Component Analysis. Hasil akhir diperolehdengan menggunakan metode Principal Component Analysis menyimpulkan bahwa  sebanyak63,640 % mengunakan flowchart, 25,683 % menggunakan pseudo-code dan 10,676 %menggunakan sintaksis program dalam memahami pembelajaran bahasa pemrograman.Sedangkan dengan melakukan fungsi penegasan menggunakan metode Fuzzy PrincipalComponent Analysis menyimpulkan bahwa sebanyak 10,179 % mengunakan flowchart,7,055%menggunakan pseudo-code dan 5,275 % menggunakan sintaksis program dalam memahamipembelajaran bahasa pemrograman.Kata Kunci: Fuzzy Principal Component Analysis, Konstruksi Personal, Pembelajaran, TeknikRepertory Grid.Abstract: Learning is a process that depends on experience and long-term change curveassociated with individual understanding. To be able to evaluate the understanding of individuallearning is necessary methods to analyze and dig up the information and eventually came to theconclusion that can be used as a foundation in terms of understanding learning. In this paperthe authors evaluate the understanding of the language programming in AMIK BSI and STMIKNusa Mandiri Jakarta using Principal Component Analysis and Fuzzy Principal ComponentAnalysis. The final result obtained using the method of Principal Component Analysis concludedthat as many as 63.640% using a flowchart, 25.683% using pseudo-code and 10.676% using aprogram in understanding learning syntax of programming languages. While the discharge ofdiscernment using Fuzzy Principal Component Analysis concluded that as many as 10.179%using a flowchart, 7.055% using pseudo-code and 5.275% use in understanding learningprogram syntax of programming languages.Keywords: Fuzzy Principal Component Analysis, Learning, Personal Construct, PrincipalComponent Analysis,  Repertory Grid Tehnique.  

Author Biography

Petrus Christo, Teknik Informatika; STMIK Eresha
Teknik Informatika; STMIK Eresha
Published
2017-06-01
How to Cite
CHRISTO, Petrus. Fuzzy Principal Component Analysis Berbasiskan Teknik Repertory Grid Untuk Konstruksi Personal Dalam Pemahaman Pembelajaran Bahasa Pemrograman. INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 151 – 162, june 2017. ISSN 2548-3412. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/ITBI/article/view/371>. Date accessed: 23 nov. 2017.