Manajemen Program Bank Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat

IN

  • Rina Apriliani Manajemen; STIE Manajemen Bisnis Indonesia
  • Sri Setiawati Akuntansi; STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Abstract

Abstrak: Paradigma yang salah merupakan salah satu penyebab kenapa banyak program tentang sampah yang tidak berhasil, pentingnya merubah pemikiran masyarakat tentang sampah menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanganan sampah secara terpadu yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Masalah sampah tidak hanya sekedar bagaimana mengolah dan  mengelola sampah, tetapi juga terkait dengan masalah budaya masyarakat. Masyarakat Indonesia umumnya tidak peduli tentang sampah, suka membuang sampah sembarangan, dan cenderung mementingkan diri sendiri. Kesadaraan dan keterampilan masyarakat untuk menanggulangi dan pengelolaan sampah dengan penerapan prinsip Reduceatau mengurangi sampah, Re-use atau menggunakan sisa sampah yang masih bisa dipakai, Recycle atau daur ulang sampah. Penting dalam penyelesaian masalah sampah melalui pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Terobosan besar dalam pengeloaan sampah di Indonesia adalah implementasi program bank sampah. Kegiatan pengelolaan sampah meliputi pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, daur ulang merubah sampah menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, angka dari koefisien korelasi (R) adalah 0,691, dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang positif (searah) antara variabel bebas X yaitu Implementasi Manajemen Program Bank Sampah dengan variabel terkaitnya Pendapatan Masyarakat. Sedangkan koefisien determinasi (R Square) besarnya 0,477 dan angka ini memberikan pengertian bahwa variasi perubahan dari variabel bebas Implementasi Manajemen Program Bank Sampah (X) terhadap variasi perubahan perubahan variabel terikat Pendapatan Masyarakat  (Y) adalah 0,477%  dan sisanya sebesar 52,3% merupakan pengaruh variasi perubahan variabel lainnya yang tidak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dilingkungan komunitas bank sampah wilayah Kota Depok dan Kabupaten Bogor secara mendalam dengan mengumpulkan data secara lengkap. Hasil tersebut akan dijadikan bahan untuk penyusunan strategi, dan konsep (Komunitas Bank Sampah, dan Pemkot) sesuai dengan  iklim bisnis dilingkungan komunitas bank sampah wilayah kota Depok dan Kabupaten Bogor.
 
Kata kunci: Bank sampah, Pendapatan, Kota Depok dan Kabupaten Bogor.
 
Abstract: The importance of changing the community paradigm about waste has become an inseparable part of integrated waste management efforts and must be carried out sustainably. The problem of waste is not just about how to process or manage waste, but it is also related to the cultural / sociological problems of the community. Indonesian people generally do not care about rubbish, like littering, and tend to be selfish. This wrong paradigm may be one of the reasons why many programs about waste do not work. Awareness and community skills to cope with and manage waste by applying the principle of Reduce or reduce waste, Re-use or use waste that can still be used, Recycle or recycle waste. Important in solving the problem of waste through waste management from the source. A major breakthrough in waste management in Indonesia is the implementation of the waste bank program. Waste management activities include collecting, transporting, processing, and recycling turning trash into high-value handicrafts. This research uses a qualitative method, a descriptive study, the number of the correlation coefficient (R)  is 0,691 , thus it can be seen that there is a positive (unidirectional relationship or correlation between the independent variable X, namely the implementation of the waste Bank Program Management with variable associated with community revenue. While the coefficient of determination (R Square) is 0,477 and this figure provides and understanding that variation of the change from the independent variable implementation of the waste bank (X) Management Program to the change in the dependent variable in community revenue (Y) is 0,477 % and the remaining 52,3% is the effect of variations in changes in othrt variables not examined. The right method in every research activity that concern human  a process of collecting data by observing, interviewing, analyzing, documenting, compiled at the research location where the form is not numeric, in the form of an explanation of the situation under study in which the presentation is in the form of narrative description. His study aims to explain the phenomena that occur in the garbage bank community area of ​​the city of Depok and Bogor Regency in depth by collecting data in depth and in full. The results will be used as materials for the preparation of strategies and concepts (Community of Garbage Banks, and City Government) in accordance with the business climate of the garbage bank community area of ​​the city of Depok and Bogor Regency.
               
Keywords: Garbage Bank, Revenue, Depok city and Bogor Regency.

References

Asteria D., Heruman H. 2016. Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) as an Alternative of Community-Based Waste Management Strategy in Tasikmalaya). J. Mns. dan Lingkung. 23: 136.

Bachtiar H. 2014. Pengembangan Bank Sampah Sebagai Bentuk Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah (Studi Pada Koperasi Bank Sampah Malang). J. Adm. Publik Mhs. Univ. Brawijaya 3: 128–133.

Muntazah S (Unesa). 2012. Pengelolaan Program Bank Ssampah Sebagai Upaya Pemberdayaan Anyar Tambak Kecamatan Gunung Anyar Surabaya Shofiyatul Muntazah. J. Univ. negeri Surabaya: 1–13.
Nasabah P., Sampah B, Kota DI. 2018. Analisis Pengaruh Program Bank Sampah Terhadap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Bali, Indonesia. E-Jurnal Ekon. Pembang. Univ. Udayana. 7 No. 6: 1256–1281.

Prastyo D., Purnomo AB., Rahayaan TI. 2017. Pelaksanaan Program Bank Sampah Dalam Sistem Pengelolaan Sampah Di Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Penamas Adi Buana 01.

Selomo M., Birawida AB., Mallongi A. 2016. Bank Sampah Sebagai Salah Satu Solusi Penanganan Sampah Di Kota Makassar. J. MKMI 12 no 4: 232–240.

Semiawan CR. 2010. Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya.

Suryani AS. 2014. Peran Bank Sampah Dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Malang). Aspirasi 5: 71–84.
Published
2019-12-20
How to Cite
APRILIANI, Rina; SETIAWATI, Sri. Manajemen Program Bank Sampah Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. JURNAL ADMINISTRASI KANTOR, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 173-186, dec. 2019. ISSN 2527-9769. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JAKBI/article/view/1245>. Date accessed: 20 feb. 2020.