Harga Pokok Produksi dengan Metode Job Order Costing pada PT Sari Jati Adhitama

  • Ayang Widiyarti Akuntansi; Akademi Akuntansi Bina Insani
  • Budi Nugroho Nugroho Akuntansi; Akademi Akuntansi Bina Insani

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan perhitungan Harga Pokok Produksi mengenai kajian teori dengan metode Job Order Costing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan komparatif. PT Sari Jati Adhitama memproduksi produk berdasarkan pesanan dari customer penentuan harga pokok pesanan digunakan perusahaan untuk memperoleh laba ketika tawar-menawar dengan pihak customer. Hasil penelitian ini menemukan konsep pengelompokan biaya harga pokok produksi pembuatan booth casing ATM Link Himbara BNI di PT Sari Jati Adhitama pada perusahaan sudah sesuai dengan Job Order Costing. Tetapi terdapat perbedaan konsep pada prosedur perhitungan dalam menentukan biaya overhead pabrik, dari seluruh perhitungan terdapat selisih sebesar Rp 362.010.043,12 dengan persentase sebesar -4% dari perhitungan menurut perusahaan dan Job Order Costing. Perhitungan biaya overhead pabrik pada perusahaan menggunakan taksiran presentase sebesar 8% dari total biaya pemasaran, biaya umum ditambah biaya bahan baku, dan biaya tenaga kerja langsung. Untuk itu perusahaan sebaiknya melakukan perhitungan harga pokok pesanan lebih rinci dan akurat.
 
Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Job Order Costing.
 
Abstract: The study aims to analyz the determination of the calculation of Production Costs, theoretical studies by Job Order Costing method. This research uses descriptive and comparative method. PT Sari Jati Adhitama manufactures products based on orders from customers, the costing of orders is used by companies to earn profits when bargaining with the customer. The results of this study found the concept of production cost of making booth or casing of ATM Link Himbara BNI at PT Sari Jati Adhitama is in accordance with Job Order Costing. But there are differences in the concept of calculation procedures in determining factory overhead costs, from all calculations there is a difference of Rp 362.010.043,12 with a percentage of -4% of the calculation by company and Job Order Costing. The calculation of factory overhead cost to the company uses estimated percentage of 8% of total marketing cost, general cost plus raw material cost, and direct labor cost. For that company should do the calculation of cost of production more detailed and accurate.
 
Keyword: Cost of goods manufactured, Job Order Costing.
 
Published
2018-08-09
How to Cite
WIDIYARTI, Ayang; NUGROHO, Budi Nugroho. Harga Pokok Produksi dengan Metode Job Order Costing pada PT Sari Jati Adhitama. Jurnal Mahasiswa Bina Insani, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 45-54, aug. 2018. ISSN 2528-6919. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JMBI/article/view/969>. Date accessed: 25 sep. 2018.