Otonomi Desa dan Efektifitas Dana Desa (Studi Kasus pada Desa Dukuhjeruk Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes)

  • Andri Widianto Program Studi D3 Akuntansi PHB
  • Yeni Priatna Sari Program Studi D3 Akuntansi PHB

Abstract

Abstrak: Salah satu wujud perhatian pemerintah dengan lahirnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ini membawa perubahan besar yang mendasar bagi kedudukan dan relasi desa dengan daerah serta pemerintah yang meliputi aspek kewenangan, perencanaan, pembangunan, keuangan dan demokrasi desa. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui implementasi pelaksanaan Otonomi Desa dan tingkat efektifitas penggunaan Dana Desa di Desa Dukuhjeruk Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Penelitian ini merupakan mix methods, yaitu suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penedekatan dalam penelitian, yaitu kualitatif dan kuantitatif.. Penggunaan Dana Desa untuk untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa untuk mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan penyediaan infrastruktur dasar, serta memperluas kesempatan kerja dan Dana Desa tahun 2018 terserap maksimal sesuai dengan yang direncanakan masyarakat. Karena kualitas pengelolaan Dana Desa dengan melakukan penyaluran secara bertahap berdasarkan pada kinerja pelaksanaan, dilihat dari kinerja penyerapan dan capaian output serta meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi penggunaan Dana Desa.
 
Kata kunci: Dana Desa, Penggunaan, Efektivitas
 
Abstact: One manifestation of the government's attention with the birth of Law No. 6 of 2014 concerning Villages has brought fundamental changes to the position and relations of villages with the regions and the government which includes aspects of authority, planning, development, finance and village democracy. The purpose of this study was to determine the implementation of the implementation of Village Autonomy and the effectiveness of the use of Village Funds in Dukuhjeruk Village, Banjarharjo District, Brebes Regency.This research is a mix method, which is a step of research by combining two approaches in research, qualitative and quantitatif approaches. The conclusion in this study is that the village is a legal community unit that has the authority to regulate and manage the interests of the local community based on local origins and customs that are recognized in the national government system and are located in the district area. The use of the Village Fund for development and community empowerment in order to improve the quality of life of rural communities to reduce poverty, reduce the gap in the provision of basic infrastructure, as well as expand employment opportunities and the Village Fund in 2018 is absorbed optimally as planned by the community. Because the quality of the management of the Village Fund by channeling it in stages based on the performance of the implementation, seen from the performance of the absorption and achievement of outputs as well as increasing the effectiveness of monitoring and evaluation of the use of the Village Fund.
 
Key words: Village Funds, Use, Effectiveness

References

Aziz, N. L. (2016). Otonomi Desa dan Efektivitas Dana Desa. Jurnal Penelitian Politik , 193-211.
(2017). Buku Saku Dana Desa . Jakarta: Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Creswell, J. (2010). Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Diansari, R. E. (2015). Analisa Implementasi Alokasi Dana Desa (ADD) Kasus Seluruh Desa di Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung Tahun 2013. Seminar Nasional Universitas PGRI Yogyakarta (pp. 504-511). Yogyakarta: Universitas PGRI Yogyakarta.
Halim, A. (2002). Akuntansi Keuangan Daerah Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Empat.
Mustanir, D. d. (2016). Implementasi Kebijakan Dana Desa dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan di Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Politik Profetik, 225 - 238.
Nadir, S. (2013). OTONOMI DAERAH DAN DESENTRALISASI DESA: Menuju Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Politik Profetik .
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sulastri, N. (2016). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa DalamMeningkatkan Pembangunan Fisik di Desa Lakapodo Kecamatan WatoputeKabupaten Muna. Kendari: Skripsi Universitas Halu Oleo.
(n.d.). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Wida, S. A. (2017). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa – Desa Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 148-152.
Published
2019-12-06
How to Cite
WIDIANTO, Andri; SARI, Yeni Priatna. Otonomi Desa dan Efektifitas Dana Desa (Studi Kasus pada Desa Dukuhjeruk Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes). JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 209-222, dec. 2019. ISSN 2528-0163. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JOIA/article/view/1199>. Date accessed: 03 apr. 2020.