Pengungkapan Pengelolaan Imbalan Kerja di Indonesia

  • Martin Prastowo Adi Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Amrie Firmansyah Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN

Abstract

karyawan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Indonesia nomor 24. Kieso (2014) menjelaskan bahwa kebijakan program pensiun yang digunakan oleh perusahaan dalam akuntansi pensiun dikenal sebagai program iuran pasti dan program imbalan pasti. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data dan informasi laporan keuangan baik laporan posisi keuangan (neraca) maupun catatan atas laporan keuangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan perusahaan untuk mendapatkan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan 8 perusahaan sektor industri barang konsumsi sub sektor makanan dan minuman selama periode 5 tahun (2011-2015). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sub Sektor Perusahaan Makanan dan Minuman secara keseluruhan telah menerapkan program imbalan pasca kerja sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yaitu program iuran pasti dan program imbalan pasti. Secara umum, semua perusahaan menerapkan program imbalan pasti, tetapi ada dua perusahaan yang menerapkan kedua program tersebut, yaitu PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Tbk. dan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Pengakuan dan pengukuran, semua perusahaan telah menerapkan prinsip-prinsip PSAK 24 dengan baik. Dalam program iuran yang ditetapkan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. telah mengakui dan mengukur kewajiban dengan baik. Namun, PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Tbk. hanya mengungkapkan jenis program iuran pasti tetapi tidak mengungkapkan jumlah yang secara jelas diakui dalam laporan keuangan.
 
Kata kunci: Pengungkapan, Manfaat Karyawan
 
Abstract: This study aims to find out the disclosure of employee benefit disclosure policy as the SAK number 24. Kieso (2014) explains that the pension plan policy used by the company in pension accounting is known as Defined Contribution Plan and Defined Benefit Plan. This research method using quantitative descriptive approach by using data and financial statement information both report of financial position and notes disclosure. The sample used in this research uses the company to obtain foods and beverages subsector which is listed in Indonesian Stock Exchange. Sample selection is conducted by using purposive sampling method which results in 8 companies of consumer goods industry sector of foods and beverages sub-sector during the period of 5 years. The results of this study indicate that the Company Sub Sector of Foods and Beverages as a whole have implemented post-employment benefits program in accordance with the Indonesian Financial Accounting Standard that is defined contribution program and defined benefit plan. In general, all companies implement a defined benefit plan, but there are two companies that implement both programs, namely PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Tbk. and PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Recognition and measurement, all companies have implemented the principles of PSAK 24 well. In the defined contribution program PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. have recognized and measured liability well. However, PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Tbk. only disclose the type of defined contribution program but does not disclose the amount clearly recognized in the financial statements.
Keywords: Disclosure, Employee Benefits

Author Biographies

Martin Prastowo Adi, Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN
Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN
Amrie Firmansyah, Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN
Akuntansi; Politeknik Keuangan Negara STAN

References

Andonov, Aleksandar, Bauer R, Cremers M. 2017. Pension Fund Asset Allocation and Liability Discount Rates. Social Science Research Network, February 21, 2017. https://ssrn.com/abstract=2070054.

Bachtiar YS, Veronica S. 2006. Hubungan Antara Manajemen Laba Dengan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan. Simposium Nasional Akuntansi VI. Surabaya, 16-17 April 2003.

Badan Pusat Statistik. Proyeksi Penduduk menurut Provinsi 2010 - 2035. http://sp2010.bps.go.id/.

Badan Pusat Statistik. Jumlah dan Distribusi Penduduk. https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1274.

Bursa Efek Indonesia. Laporan Keuangan & Tahunan. http://www.idx.co.id/id-id/beranda/perusahaantercatat/laporankeuangandantahunan.aspx.

Bursa Efek Indonesia. Profil Perusahaan Tercatat. http://www.idx.co.id/id-id/beranda/perusahaantercatat/profilperusahaantercatat.aspx.

Freeman RE, Reed. 1983. Stockholders And Stakeholders: A New Perspective On Corporate Governance. Californian Management Review. Vol 25. No. 2. pp. 88-106.

Kieso DE, Weygandt JJ, Warfield TD. 2014. Intermediate Accounting Second Edition IFRS Edition. USA: John Wiley & Sons.

Kieso DE, Weygandt JJ, Warfield TD. 2014. Akuntansi Intermediate. Edisi Keduabelas. Jilid Tiga. Diterjemahkan oleh Emil Salim. Jakarta: Erlangga.

Maslow A. 1974. On Dominance, Self Esteem and Self Actualization. United States of America: Thomson Brooks/Cole.

Republik Indonesia. Undang-Undang No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 14. Sekretariat Negara. Jakarta.

Republik Indonesia. Undang-Undang No. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 37. Sekretariat Negara. Jakarta.

Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara RI Tahun 2003, No. 39. Sekretariat Negara. Jakarta.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2004. PSAK Nomor 24 (Revisi 2004) tentang Imbalan Kerja. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2010. PSAK Nomor 18 (Revisi 2010) tentang Akuntansi Dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2010. PSAK Nomor 24 (Revisi 2010) tentang Imbalan Kerja. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Rauh JD. 2010. Are State Public Pensions Sustainable? Why the Federal Government Should Worry About State Pension Liabilities. Social Science Research Network (May 15, 2010). https://ssrn.com/abstract=1596679.

Industri Makanan Dan Minuman Indonesia Butuh Insentif dan "Cluster Industry". http://www.industry.co.id/read/414/adhi-s-lukman-industri-makanan-dan-minuman-indonesia-butuh-insentif-dan-cluster-industry.

https://ekbis.sindonews.com/read/1205985/34/jaminan-pensiun-di-indonesia-baru-3-dari-upah-1495038551.

http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/11/24/kasus-penggelapan-dana-pensiun-karyawan-bi-rp-33-miliar-terungkap
Published
2018-06-30
How to Cite
ADI, Martin Prastowo; FIRMANSYAH, Amrie. Pengungkapan Pengelolaan Imbalan Kerja di Indonesia. Jurnal Online Insan Akuntan, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 49-58, june 2018. ISSN 2528-0163. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JOIA/article/view/901>. Date accessed: 15 dec. 2018.