Website Sebagai Media Promosi Untuk Memasarkan Produk Industri Kreatif

  • Rita Wahyuni Arifin

Abstract

Abstrak: Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2016 mencapai 7,02 juta orang atau 5,5 persen, berdasarkan taraf pendidikannya, persentase lulusan sekolah dasar ke bawah yang menganggur menurun, yakni dari 3,61 persen menjadi 3,44 persen. Dalam UUD 1945 pasal 27 bahwa: “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak”, maka pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja dan melindungi hak-hak tenaga kerja. Untuk melaksanakan kewajiban tersebut, maka pemerintah lewat instansi terkait telah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi masalah- masalah, baik yang berhubungan dengan angkatan kerja maupun dengan tenaga kerja. Salah satu bentuk penyelesaian dari masalah pengangguran adalah memberdayakan industry ekonomi kreatif yang ada dikalangan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif. Dimana penulis hanya menganalisis fenomena pemanfaatan website sebagai media promosi bagi industry kreatif. Dalam tulisan ini penulis menjelaskan lima(5) situs toko online yaitu (craftonline, qlapa, bukalapak, tokopedia, FJB Kaskus) yang dapat menjadi referensi dalam memasarkan produk-produk industry kreatif. Dimana pengguna internet dapat menggunakan situs online tersebut untuk menjual produk atau bahkan membeli produk-produk industri kreatif.tujuannya memanfaatkan TIK berperan strategis dalam menciptakan perubahan sosial menuju masyarakat yang lebih produktif, inovatif, kreatif dan kolaboratif.

Kata kunci: E-commerce,Online, Industri Kreatif

Abstract: The open unemployment rate in February 2016 reached 7.02 million people, or 5.5 percent, based on their education level, the percentage of primary school graduates who are unemployed decreased downwards, from 3.61 percent to 3.44 percent.
In a 1945 article 27 that: "Every citizen has the right to work and a decent living", then the government must provide jobs and protect labor rights. To carry out this obligation, then government through relevant agencies have made efforts to address problems, whether related to work force and labor. One form of settlement of the problem of unemployment is to empower the creative economy industry that exist among the community. The method used in this paper is the descriptive method. Where the author only analyzes the phenomenon of the use of the website as a promotional medium for the creative industry. In this paper the author describes five (5) that the online store site (craftonline, qlapa, bukalapak, Tokopedia, FJB Kaskus) that can become a reference in marketing the products of the creative industry. Where internet users can use these online sites to sell products or even buy industrial products kreatif.tujuannya use of ICT play a strategic role in creating social change towards a more productive, innovative, creative and collaborative.

Keywords: E-commerce, Online, Creative Industries.

References

Referensi

Admin. 2016. http://silontong.com/2014/06/16/pengertian-dan-15-jenis-ekonomi-kreatif-di-indonesia/.

Handayani SPM, Bambang EP. 2014. Pembuatan Website E-Commerce Pada Distro Java Trend. Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer FTI UNSA. Vol 2(1):18-24. ISSN: 2302-1136 http://ijns.org/journal/index.php/seruni/article/view/715 diunduh Selasa 06 Desember 2016.

Hasya A. 2016. http://www.kompasiana.com/hasyaaghnia/ironi-fenomena-pengangguran-di-indonesia_54f91befa333110a068b4634 Jumat 21 Oktober 2016 | 14:57

http://www.fundbisnis.com/pengertian-ekonomi-kreatif-dan-industri-kreatif-menurut-para-hli/html diunduh pada tanggal 18 November 2016

http://mahasiswaekonomi.com/belajar-ekonomi/definisi-ekonomi-kreatif-dan-industri-kreatif/ diunduh pada tanggal 18 November 2016

Kismono G, 2001. Pengantar Bisnis, Edisi I, Cetakan I, BPFE, Yogyakarta.

Laudon KC, Laudon JP. 2006. Management Informations Systems: Managing The Digital Firm. Ed.9. Pearson Education, New Jersey

Madura J. 2001. Pengantar Bisnis, Introduction to Business, Alih Bahasa Saroyini W.R. Salib, Salemba Empat, Jakarta.

Mamad, J. 2016. 10 Toko Online Terbaik dan Populer di http://www.centerklik.com/10-toko-online-terbaik-dan-populer-di-indonesia/Diunduh pada tanggal 06 Desember 2016.

Mufied SA, Endang SA, Imam S. 2014. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) | Vol. 9(1). http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/view/409/605 Diunduh pada tanggal 06 Desember 2016.

Nur II, Lies Y. 2011. Pembuatan Website Sebagai Sarana Promosi Produk Kelompok Pidra Desa Gawang Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan. Journal Speed 3(4):30-33. ISSN: 2088-0154. http://www.ijns.org/journal/index.php/speed/article/view/1155. Diunduh pada tanggal 06 Desember 2016.

Purbo OW. 2000. Mengenal E-Commerce. PT, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Rini EP, Ratih NP, Romula A. 2015. Strategi Menciptakan Iklim Ukm Pada Industri Kreatif Batik Tulis. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 3(12), Hal. 2021-2027. http://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/view/1088/434.Diunduh pada tanggal 06 Desember 2016.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Pusat Bahasa Depdiknas. 21.

Suryana. 2013. Ekonomi Kreatif, Ekonomi Baru: Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang. Jakarta, Salemba Empat.

Tempo co. https://m.tempo.co/read/news/2016/05/04/173768481/bps-pengangguran-terbuka-di-indonesia-capai-7-02-juta-orang diunduh tanggal 07 Desember 2016
Published
2016-12-01
How to Cite
ARIFIN, Rita Wahyuni. Website Sebagai Media Promosi Untuk Memasarkan Produk Industri Kreatif. INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information Management, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 77-85, dec. 2016. ISSN 2548-3331. Available at: <http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/IMBI/article/view/220>. Date accessed: 13 aug. 2020.