Peran Pengelolaan Kerja Hybrid di Kantor dan Implikasinya untuk SDG 8
Abstract
Perkembangan teknologi dan perubahan pola kerja pascapandemi telah mendorong perusahaan untuk mengadopsi sistem kerja hybrid sebagai model kerja baru yang lebih fleksibel. Meskipun memberikan manfaat berupa peningkatan produktivitas, kesejahteraan, dan efisiensi, penerapan kerja hybrid juga menimbulkan tantangan terkait kesetaraan, bias, serta pengelolaan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan kerja hybrid di lingkungan kantor dan menilai kontribusinya terhadap pencapaian SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah publikasi akademik tahun 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan hybrid work sangat bergantung pada penggunaan teknologi digital, model penilaian kinerja berbasis hasil, serta kepemimpinan etis yang mampu meminimalkan bias dan memastikan inklusivitas bagi seluruh karyawan. Selain meningkatkan produktivitas dan retensi tenaga kerja, kerja hybrid juga berpotensi memberikan dampak makro seperti penguatan daya saing perusahaan dan pengurangan emisi karbon. Secara keseluruhan, hybrid work berperan sebagai strategi penting untuk mendukung pekerjaan layak, lingkungan kerja yang manusiawi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan apabila dikelola secara adil dan berorientasi pada equity.Kata kunci: Bias Kerja; Inklusivitas; Kerja Hybrid; Pekerjaan Layak; SDG 8
References
Ardiansyah MRN, Yuwono MC, Ring E, Kusmayati NK. 2024. Strategi Inovatif Pengembangan Sdm Di Era Pekerjaan Hybridstrategi Inovatif Pengembangan Sdm Di Era Pekerjaan Hybrid. J. Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekon. | JIMBE 1, No. 5 2: 1–6.
Bilderback S. 2025. Ethical blind spots in leadership: addressing unconscious bias in post-COVID workforce management. J. Ethics Entrep. Technol. 5: 85–102.
Capriana M, Nilasari BM, Berliyanti DO. 2025. KARYAWAN DALAM MODEL KERJA HYBRID. 12: 1843–1855.
Darpin, Taufik, Muhammad Fikran. 2023. Analysis the Implementation of Hybrid Working in Increasing Employee Work Productivity at the Cooperatives & UMKM Service of Southeast Sulawesi Province. J. Publicuho 5: 1415–1426.
Effiyaldi E, Subroto S, Sakaria M. 2025. Hybrid Working: Challenges and Opportunities in Managing Employee Performance in the Age of Flexible Working. Oikonomia J. Manag. Econ. Account. 2: 95–106.
Hilberath C, Kilmann J, Lovich D, Tzanetti T, Bailey A, Beck S, Kaufman E, Khandelwal B, Schuler F, Woolsey K. 2021. Hybrid Work Is the New Remote Work. Bost. Consult. Gr.: 1–8.
Laelawati K. 2025. Membangun SDM yang Produktif di Era Kerja Fleksibel: Analisis Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Remote dan Hybrid Work. Parad. J. Ilmu Ekon. 8: 566–576.
Ponto VM. 2023. Peningkatan Produktivitas Dalam Rangka Mewujudkan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Tujuan ke-8 Sustainable Development Goals). Cendekia Niaga 7: 85–96.
Putri A, Setyowati NW. 2021. Pengembangan Dan Pemberdayaan SDM Untuk Peningkatan Kinerja. J. … 9: 61–72.
Rafizal, Zamora R, Hakim L. 2025. Rafizal 1) ,. 11: 207–220.
Ramadhan NR, Rahmawati S. 2024. Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Hybrid Working Generasi Z dan Milenial pada PT XYZ. J. Manaj. dan Organ. 15: 336–347.
Riatmaja DS, Rahmi S, Wulandari FW, Azizah N, Sitopu JW, Amrullah YA. 2024. Fleksibilitas dan Ketangguhan: Pandemi COVID-19 telah Mendorong Organisasi untuk Menjadi Lebih Fleksibel, dengan Menerapkan Opsi Kerja Jarak Jauh, Jam Kerja yang Lebih Fleksibel, dan Skema Kerja Hybrid. Indones. Res. J. Educ. Web 4: 550–558.
Santillan EG, Santillan ET, Doringo JB, Pigao KJF, Mesina VFC. 2023. Journal of Business and Management Studies Determinants of Employee Retention in Pharmaceutical Companies: Case of Saudi Arabia. Determ. Empl. Retent. Pharm. Co. Case Saudi Arab.: 8–22.
Sinambela JGA, Depari OA. 2025. Transformasi Digital dalam MSDM: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Era Kerja Hibrida. RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus. 4: 1250–1254.
Willie MM. 2025. Leader-Member Exchange and Organisational Performance: A Review of Communication, Biases, and Personality Challenges. Golden Ratio Hum. Resour. Manag. 5: 120–132.
Zehri C, El Amin BM, Kadja A, Inaam Z, Sekrafi H. 2024. Decent work, financial inclusion, and economic growth: Analysis under the SDG 8. Herit. Sustain. Dev. 6: 197–218.
Bilderback S. 2025. Ethical blind spots in leadership: addressing unconscious bias in post-COVID workforce management. J. Ethics Entrep. Technol. 5: 85–102.
Capriana M, Nilasari BM, Berliyanti DO. 2025. KARYAWAN DALAM MODEL KERJA HYBRID. 12: 1843–1855.
Darpin, Taufik, Muhammad Fikran. 2023. Analysis the Implementation of Hybrid Working in Increasing Employee Work Productivity at the Cooperatives & UMKM Service of Southeast Sulawesi Province. J. Publicuho 5: 1415–1426.
Effiyaldi E, Subroto S, Sakaria M. 2025. Hybrid Working: Challenges and Opportunities in Managing Employee Performance in the Age of Flexible Working. Oikonomia J. Manag. Econ. Account. 2: 95–106.
Hilberath C, Kilmann J, Lovich D, Tzanetti T, Bailey A, Beck S, Kaufman E, Khandelwal B, Schuler F, Woolsey K. 2021. Hybrid Work Is the New Remote Work. Bost. Consult. Gr.: 1–8.
Laelawati K. 2025. Membangun SDM yang Produktif di Era Kerja Fleksibel: Analisis Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Remote dan Hybrid Work. Parad. J. Ilmu Ekon. 8: 566–576.
Ponto VM. 2023. Peningkatan Produktivitas Dalam Rangka Mewujudkan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Tujuan ke-8 Sustainable Development Goals). Cendekia Niaga 7: 85–96.
Putri A, Setyowati NW. 2021. Pengembangan Dan Pemberdayaan SDM Untuk Peningkatan Kinerja. J. … 9: 61–72.
Rafizal, Zamora R, Hakim L. 2025. Rafizal 1) ,. 11: 207–220.
Ramadhan NR, Rahmawati S. 2024. Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Hybrid Working Generasi Z dan Milenial pada PT XYZ. J. Manaj. dan Organ. 15: 336–347.
Riatmaja DS, Rahmi S, Wulandari FW, Azizah N, Sitopu JW, Amrullah YA. 2024. Fleksibilitas dan Ketangguhan: Pandemi COVID-19 telah Mendorong Organisasi untuk Menjadi Lebih Fleksibel, dengan Menerapkan Opsi Kerja Jarak Jauh, Jam Kerja yang Lebih Fleksibel, dan Skema Kerja Hybrid. Indones. Res. J. Educ. Web 4: 550–558.
Santillan EG, Santillan ET, Doringo JB, Pigao KJF, Mesina VFC. 2023. Journal of Business and Management Studies Determinants of Employee Retention in Pharmaceutical Companies: Case of Saudi Arabia. Determ. Empl. Retent. Pharm. Co. Case Saudi Arab.: 8–22.
Sinambela JGA, Depari OA. 2025. Transformasi Digital dalam MSDM: Peran Teknologi dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Era Kerja Hibrida. RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus. 4: 1250–1254.
Willie MM. 2025. Leader-Member Exchange and Organisational Performance: A Review of Communication, Biases, and Personality Challenges. Golden Ratio Hum. Resour. Manag. 5: 120–132.
Zehri C, El Amin BM, Kadja A, Inaam Z, Sekrafi H. 2024. Decent work, financial inclusion, and economic growth: Analysis under the SDG 8. Herit. Sustain. Dev. 6: 197–218.
Published
2025-12-09
How to Cite
RAHMAWATI, Andini; KAMAL, Asri Bariz; CHANIAGO, Harmon.
Peran Pengelolaan Kerja Hybrid di Kantor dan Implikasinya untuk SDG 8.
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 183-192, dec. 2025.
ISSN 2527-9769.
Available at: <https://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JAK/article/view/3741>. Date accessed: 07 july 2026.
doi: https://doi.org/10.51211/jak.v13i2.3741.
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





_.jpg)


